ikla

Thursday, 6 November 2014

Karakteristik Teks Anekdot





Tujuan

Siswa memahami karakteristik teks anekdot.
Teks anekdot berbeda dengan teks lain. Ciri yang membedakan teks anekdot dengan teks yang lain adalah sebagai berikut.
1. Struktur teks
Teks anekdot yang baik memiliki struktur abstraksi-orientasi-krisis-reaksi-koda. Tidak selalau teks anekdot memiliki lima bagian tersebut. Akan tetapi, bagian yang harus ada dalam teks anekdot adalah orientasi-krisis-reaksi.
• Abstraksi berupa cerita pembuka yang akan menggambarkan awal cerita.
• Orientasi yaitu peninjauan yang menggambarkan situasi awal cerita. Orientasi akan membangun konteks pembaca terhadap suatu cerita.
• Krisis yaitu bagian cerita yang menggambarkan keadaan yang genting atau terjadinya konflik yang dialami oleh tokoh (terjadinya ketidakpuasan atau kejanggalan).
• Reaksi yaitu tanggapan tokoh terhadap konflik yang muncul.
• Koda yaitu penutup cerita atau keadaan akhir cerita.
  1. Kaidah teks • Memiliki ajaran moral/mengandung pelajaran • Memiliki unsur lucu/konyol/menjengkelkan • Menyindir • Bahasa, kebahasaan yang sering digunakan dalam penulisan teks anekdot adalah perbandingan, perumpamaan, dan konjungsi temporal dan sebab akibat.

Perhatikan!

Bandingkan kedua teks berikut ini!
Teks mana yang termasuk teks anekdot?
Teks 1
Tertib lalu lintas harus ditegakkan. Hari ini polisi menggelar operasi di Jalan Was.
Polisi: Mengapa kamu tidak pakai helm
Pengendara: Helm saya hilang, Pak
Polisi: kalau hilang, beli atau bayar denda di sini?
Pengendara: kalau saya beli helm, saya tidak puna uang untuk bayar denda. Pasti nanti saa juga disuruh baar denda karena saya juga tidak punya SIM.
Polisi:????
Polisi mengeluarkan surat tilang. Motor pengendara harus ditinggal.
Teks 2
Sejak bertemu dengan dia, hidupku menjadi lebih berarti. Dia sahabat baikku. Setiap hari aku mendapatkan wejangan-wejangan darinya. Salah satunya adalah wejangan bagaimana cara menikmati hidup agar tidak tamak dan selalu bersyukur. “Seandainya bisa, manusia pasti akan menggenggam dunia,” katanya suatu saat.

Mari kita ulas!

Teks 1berbentuk drama sedangkan teks 2 berbentuk cerita. Kedua teks di atas memiliki ajaran/pesan moral. Akan tetapi, teks 1 adalah teks anekdot sedangkan teks 2 bukan teks anekdot. Hal ini disebabkan oleh sebagai berikut.
  1. Teks 1 adalah teks anekdot sebab memiliki struktur sebagai berikut. Abstraksi : Operasi tertib lalu lintas Orientasi : tertib lalu lintas harus ditegakkan Krisis : pengendara ditilang Reaksi : polisi mengeluarkan surat tilang Koda : pengendara harus meninggalkan kendaraan di TKP
Teks 2 tidak memiliki struktur seperti teks 1.
  1. Selain struktur teks, hal yang tampak berbeda dari kedua teks tersebut adalah unsur lucu/jengkel/konyol. Teks 1 memiliki unsur tersebut, sedangkan teks 2 tidak memilikinya.
  2. Teks 1 berisi sindiran terhadap seseorang yang tidak tertib lalu lintas. Sedangkan teks 2 memiliki amanat yang kuat yaitu hidup harus selalu bersyukur dan tidak tamak.
Latihan Soal

Soal 1

Berikut ini yang bukan ciri-ciri teks anekdot adalah….
a.          struktur teks orientasi-krisis-reaksi
b.         memiliki pesan moral
c.          memiliki unsur lucu
d.         berbentuk cerita
e.          menggelitik

D

Petunjuk

Ciri-ciri teks anekdot adalah memiliki struktur, unsur lucu/konyol/jengkel/, pesan moral, menggelitik, dan menggunakan ciri khas bahasa anekdot.

Pembahasan

Teks anekdot yang baik memiliki struktur abstraksi-orientasi-krisis-reaksi-koda. Tidak selalau teks anekdot memiliki lima bagian tersebut. Akan tetapi, bagian yang harus ada dalam teks anekdot adalah orientasi-krisis-reaksi.

Soal 2

Kaidah teks meliputi….
a.          pesan moral, kelucuan/kekonyolan, sindiran, dan kebahasaan
b.         struktur, pesan moral, sindiran, kelucuan/kekonyolan
c.          kelucuan/kekonyolan, sindiran, dan kebahasaan
d.         pesan moral, kelucuan/kekonyolan,sindiran
e.          pesan moral, sindiran, kebahasaan

A

Petunjuk

Kaidah adalah aturan teks anekdot.

Pembahasan

Kaidah teks
• Memiliki ajaran moral/mengandung pelajaran
• Memiliki unsur lucu/konyol/menjengkelkan
• Menyindir
• Bahasa, kebahasaan yang sering digunakan dalam penulisan teks anekdot adalah perbandingan, perumpamaan, dan konjungsi temporal dan sebab akibat.

Soal 3

Struktur yang harus ada dalam teks anekdot adalah….
a.          abstraksi-orientasi-krisis-reaksi
b.         orientasi-krisis-reaksi
c.          orientasi-krisis-koda
d.         orientasi-reaksi-koda
e.          abstraksi-reaksi-koda

B

Petunjuk

Struktur adalah cara teks anekdot disusun.

Pembahasan

Struktur teks anekdot meliputi:
• Abstraksi berupa cerita pembuka yang akan menggambarkan awal cerita.
• Orientasi yaitu peninjauan yang menggambarkan situasi awal cerita. Orientasi akan membangun konteks pembaca terhadap suatu cerita.
• Krisis yaitu bagian cerita yang menggambarkan keadaan yang genting atau terjadinya konflik yang dialami oleh tokoh (terjadinya ketidakpuasan atau kejanggalan).
• Reaksi yaitu tanggapan tokoh terhadap konflik yang muncul.
• Koda yaitu penutup cerita atau keadaan akhir cerita.

Soal 4

Bacalah teks di bawah ini!
Teks 1
Dono: Besok pagi coblosan, kamu pilih nomor berapa?
Wati: Bagiku semua nomor bagus, saya akan memilih wakil rakyat yang bisa membawa Indonesia ke kancah internasional.
Dono: Nomor satu atau dua?
Wati: Rahasia, dong!
Teks 2
Di gubuk pinggir sawah, ada seorang anak kecil dan bapaknya sedang menunggu padi dari serangan burung.
Anak: Pak, kenapa burung tidak boleh makan padi kita?
Bapak: Kalau dimakan burung, nanti kita tidak bisa makan.
Anak: Kalau tidak boleh makan padi, nanti burung makan apa?Makan batu, Pak?
Hal yang membedakan kedua teks di atas adalah .…
a.          bahasa
b.         pesan moral
c.          unsur lucu/konyol/jengkel
d.         tidak menggunakan konjungsi
e.          tidak menggunakan perumpamaan

C

Petunjuk

Teks anekdot memiliki struktur abstraksi-orientasi-krisis-reaksi-koda, pesan moral, unsur lucu/jengkel/konyol, dan ciri kebahasaan.

Pembahasan

Teks 1 tidak memiliki unsur lucu/konyol/jengkel sedangkan teks 2 memiliki unsur jengkel.
Teks 1 bukan teks anekdot sedangkan teks 2 termasuk teks anekdot.

Soal 5

Bacalah teks di bawah ini!
Sebagian besar orang mengatakan bahwa sayang sekali apabila program akselerasi ditutup karena program ini sudah banyak membuat siswa berhasil menyelesaikan studi dengan cepat sampai jenjang perguruan tinggi. Mereka mengatakan bahwa siswa-siswa dari program akselerasi juga dapat menyesuaikan diri dengan siswa-siswa dari program reguler.
Berikut ini adalah alasan teks di atas bukan termasuk teks anekdot, kecuali….
a.          tidak lucu/konyol
b.         tidak memiliki pesan moral
c.          tidak memiliki konjungsi sebab-akibat
d.         tidak menggunakan konjungsi temporal
e.          tidak memiliki struktur abstraksi-orientasi-krisis-reaksi-koda

C

Petunjuk

Teks anekdot memiliki struktur abstraksi-orientasi-krisis-reaksi-koda, pesan moral, unsur lucu/jengkel/konyol, dan ciri kebahasaan.

Pembahasan

Teks di atas bukan teks anekdot karena tidak memiliki struktur abstraksi-orientasi-krisis-reaksi-koda, tidak memiliki pesan moral, tidak menggunakan konjungsi temporal, tidak lucu atau konyol.Teks tersebut menggunakan hubungan makna sebab-akibat ditunjukkan dengan konjungsi karena.

Soal 6

Bacalah teks di bawah ini!
Agus : Siapa yang kalau jalan memiliki kaki dua dan kalau berhenti memiliki kaki empat?
Sarjono: Ehm…apa, ya?
Agus : Nyerah? Orang jual es dawet pakai pikulan. Kalau dia sedang jalan, kakinya hanya dua, tapi kalau dia berhenti kakinya empat.


Teks di atas tidak termasuk anekdot karena, kecuali.…
a.          Tidak menyindir
b.         Tidak lucu/konyol
c.          Tidak memiliki amanat
d.         Tidak memiliki pesan moral
e.          Tidak menggunakan konjungsi temporal

B

Petunjuk

Teks anekdot anekdot memiliki struktur abstraksi-orientasi-krisis-reaksi-koda, pesan moral, unsur lucu/jengkel/konyol, dan ciri kebahasaan.

Pembahasan

Teks di atas hanya memiliki unsur lucu/konyol dan tidak memiliki struktur, pesan moral, sindiran, konjungsi.

Soal 7

Bacalah teks berikut ini!
Sebelum memilih jurusan, setiap siswa diwawancarai untuk menjaring data. wanwancara berlangsung selama 10 menit.
Petugas: Aini!
Aini: ya, Pak
Petugas: silakan duduk. Bapakmu buruh, ya?
Aini: kok tahu, Pak
Petugas: pipimu tidak berstempel springbed tapi tikar
Aini: Maksud Bapak apa, ya?
Petugas: bercanda, Mbak…
Aini masih bersungut-sungut tapi ia harus menjawab pertanyaan petugas selanjutnya.
Teks di atas termasuk teks anekdot karena, kecuali ….
a.          memiliki pesan/ajaran moral
b.         memiliki struktur
c.          lucu/konyol
d.         menyindir
e.          menggurui

E

Petunjuk

Teks anekdot memiliki struktur abstraksi-orientasi-krisis-reaksi-koda, pesan moral, unsur lucu/jengkel/konyol, dan ciri kebahasaan.

Pembahasan

Teks anekdot memberikan pelajaran bagi pembacanya, tetapi tidak bersifat menggurui.

Soal 8

Berikut ini , yang termasuk teks anekdot adalah….
a.          Harimau (Panthera tigris) digolongkan ke dalam mamalia, yaitu binatang yang menyusui. “Kucing besar”itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging. Harimau dapat mencapai tinggi 1,5 meter, panjang 3,3 meter, dan berat 300 kilogram. Bulunya berwarna putih dan cokelat keemasan-emasan dengan belang atau loreng berwarna hitam
b.         Saudara-saudara yang saya hormati, Beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung.Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.
c.          Pernahkah Anda membuat SIM, misalnya SIM C? Mengurus SIM tentu memerlukan waktu dan biaya. Tulisan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dalam mengurus SIM C dengan jalan yang benar.
d.         Perdagangan bebas yang diusung oleh sebuah negara dipastikan dapat menguntungkan atau merugikan negara yang bersangkutan. Dampak negatif kebijakan politik negara di sektor ekonomi ini mudah kita temukan di Indonesia.
e.          Ibu-ibu sedang kerja bakti membersihkan jalan desa pada pagi hari. Suasana terkesan ramai, obrolan seputar harga, gosip, dan anak. “Wah, bulan ini banyak pangeluaran. Anak saya masuk kuliah dan adiknya masuk SMA,” kata Bu Tini “Semua ternak saya, saya sekolahkan Bu biar pintar” sambung Bu Tini “He..he..he” tawa Bu Romlah renyah Mereka pun melanjutkan membersihkan rumput di kanan dan kiri
E

Petunjuk

Teks anekdot memiliki struktur abstraksi-orientasi-krisis-reaksi-koda, pesan moral, unsur lucu/jengkel/konyol, dan ciri kebahasaan.

Pembahasan

• Teks berikut ini termasuk teks observasi
Harimau (Panthera tigris) digolongkan ke dalam mamalia, yaitu binatang yang menyusui. “Kucing besar”itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging. Harimau dapat mencapai tinggi 1,5 meter, panjang 3,3 meter, dan berat 300 kilogram. Bulunya berwarna putih dan cokelat keemasan-emasan dengan belang atau loreng berwarna hitam
• Teks berikut ini termasuk teks pidato
Saudara-saudara yang saya hormati,
Beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta dmokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung.Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.
• Teks berikut ini termasuk teks prosedur kompleks
Pernahkah Anda membuat SIM, misalnya SIM C?Mengurus SIM tentu memerlukan waktu dan biaya. Tulisan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dalam mengurus SIM C dengan jalan yang benar.
• Teks berikut ini termasuk teks eksposisi
Perdagangan bebas yang diusung oleh sebuah negara dipastikan dapat menguntungkan atau merugikan negara yang bersangkutan.Dampak negatif kebijakan politik negara di sektor ekonomi ini mudah kita temukan di Indonesia.
• Teks berikut ini termasuk teks anekdot karena memiliki struktur abstraksi-orientasi-krisis-reaksi-koda, pesan moral, unsur lucu/jengkel/konyol, dan ciri kebahasaan.
Ibu-ibu sedang kerja bakti membersihkan jalan desa pada pagi hari. Suasana terkesan ramai, obrolan seputar harga, gosip, dan anak.
“Wah, bulan ini banyak pangeluaran. Anak saya masuk kuliah dan adiknya masuk SMA,” kata Bu Tini
“Semua ternak saya, saya sekolahkan Bu biar pintar” sambung Bu Tini
“He..he..he” tawa Bu Romlah renyah
Mereka pun melanjutkan membersihkan rumput di kanan dan kiri

Soal 9

Berikut ini, manakah yang termasuk teks anekdot .…
a.          Sudah diketahui oleh semua orang bahwa pendidikan formal itu penting. Akan tetapi, apakah seseorang akan menjadi pemimpin sosial atau pemimpin politik yang bagus pada kemudian hari tidak selalu ditentukan oleh pendidikan formalnya. Diyakini bahwa pengalaman juga menjadi faktor penentu untuk menuju kesuksesan.
b.         Meskipun pemerintah melarang transaksi spesies binatang langka, dalam praktiknya populasi binatang yang dilindungi makin berkurang. Dengan beragam motif, manusia makin berusaha memiliki secara pribadi binatang-binatang langka tersebut. Apalagi, ketika pasar domestik atau pasar internasional berani membeli spesies binatang langka dengan harga tinggi, makin tinggi pula pelanggaran terhadap larangan memperjualbelikan binatang langka tersebut.
c.          Pertumbuhan penduduk di bumi ini menimbulkan bertambahnya permukiman, pabrik, perkantoran, dan lain-lain. Pembangunan permukiman, pabrik, dan perkantoran itu dilakukan dengan memanfaatkan wilayah hutan tempat berbagai jenis binatang hidup. Ketika hutan dirusak untuk tujuan-tujuan tersebut, habitat atau wilayah tempat binatang-binatang itu hidup akan berkurang. Hal itu menyebabkan ketersediaan pangan untuk binatang-binatang itu berkurang. Perubahan kondisi alam yang demikian itu menyebabkan kepunahan beberapa spesies binatang yang hidup di hutan tersebut.
d.         Program Akselerasi sangat dibutuhkan oleh pelajar yang mempunyai ritme belajar cepat. Meskipun sering dikatakan terlalu mahal, itu tidak berarti bahwa program ini tidak diperlukan.
e.          Reuni berlangsung di sekolah daun Irwan bertanya pada Rudi," Wah, kamu jadi pejabat, ya?". " Kok tahu?" tanya Rudi lalu Irwan menjawab' " Ya, tahu lah…wajahmu kan gambar uang." Mereka tertawa bersama, hanyut dalam suasana gembira.

E

Petunjuk

Teks anekdot memiliki struktur abstraksi-orientasi-krisis-reaksi-koda, pesan moral, unsur lucu/jengkel/konyol, dan ciri kebahasaan.

Pembahasan

Teks berikut ini termasuk teks anekdot karena memiliki struktur abstraksi-orientasi-krisis-reaksi-koda, pesan moral, unsur lucu/jengkel/konyol, dan ciri kebahasaan.
Reuni berlangsung di sekolah daun Irwan bertanya pada Rudi," Wah, kamu jadi pejabat, ya?". " Kok tahu?" tanya Rudi lalu Irwan menjawab' " Ya, tahu lah…wajahmu kan gambar uang." Mereka tertawa bersama, hanyut dalam suasana gembira.
Teks yang lainnya termasuk ke dalam eksposisi.

Soal 10

Amati teks berikut ini!
Teks 1
Seekor kutu tinggal padatanduk banteng. Setelah ada di sana sekian lama dan merasa ingin pindah, dia kemudian bertanya pada banteng apakah sang banteng memang ingin pindah.
“Aku tak tahu kapan kau datang, jawab si banteng, “kurasa aku pun tak perlu memberi peringatan saat kau pergi.”
Teks 2
Sejak bertemu dengan dia, hidupku menjadi lebih berarti. Setiap hari aku mendapatkan wejangan-wajangan darinya. Salah satunya adalah wejangan bagaimana cara menikmati hidup agar tidak tamak dan selalu bersyukur. “Seandainya bisa, manusia pasti akan menggenggam dunia,” katanya suatu saat.
Teks 3
Saudara-saudara yang saya hormati,
beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung. Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.
Yang termasuk teks anekdot adalah….
a.          Teks 1
b.         Teks 2
c.          Teks 3
d.         Teks 1 dan 2
e.          Teks 2 dan 3
A

Petunjuk

Ciri-ciri teks anekdot:
1. Mengandung unsur lucu/konyol
2. Mengandung pelajaran/moral
3. Memiliki struktur, minimal orientasi-krisis-reaksi

Pembahasan

Teks 1 mengandung unsur lucu dan konyol, mengandung pelajaran yaitu pahamilah keberadaan orang lain, dan memiliki struktur teks abstraksi-orientasi-krisis-reaksi.
Teks 2 merupakan teks narasi
Teks 3 merupakan teks pidato

No comments:

Post a Comment